Selasa, 22 Desember 2009

Festival Museum Nusantara

NdyTeeN
Date
Label →
Festival Museum NusantaraFestival Museum Nusantara merupakan keyword yang dipertandingkan di kontes seo yang bertema “Kenali bangsa dengan mengunjungi museum-museum di Taman Mini Indonesia Indah” akan dicoba oleh blog bayi dari Komunitas Mantan Narapidana Garuda Nusantara.

Jika kami diberi kesempatan untuk mengunjungi Festival Museum Nusantara mungkin yang paling menarik bagi kami adalah museum timor-timur dimana banyak sahabat-sahabat kami yang berasal dari sana dan tidak bersua cukup lama.

Mengunjungi Museum Timor-timur sangatlah menarik karena saat ini Timor-timur sudah menjadi Republik Demokratik Timor Leste (juga disebut Timor Lorosa'e), yang sebelum merdeka bernama Timor Timur, adalah sebuah negara kecil di sebelah utara Australia dan bagian timur pulau Timor. Selain itu wilayah negara ini juga meliputi pulau Kambing atau Atauro, Jaco, dan enklave Oecussi-Ambeno di Timor Barat.

Sebagai sebuah negara sempalan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Timor Leste secara resmi merdeka pada tanggal 20 Mei 2002. Sebelumnya bernama Provinsi Timor Timur, ketika menjadi anggota PBB, mereka memutuskan untuk memakai nama Portugis "Timor-Leste" sebagai nama resmi negara mereka.

Kita kutip sebagian tulisan untuk lebih mengenal secara mendalam museum Timor-timur.
Museum Timor Timur terletak di sebelah utara Istana Anak-Anak Indonesia, menghadap ke selatan arah Museum Prangko. Semula Museum Timor Timur adalah Anjungan Daerah Timor-Timur yang dibangun tahun 1979 dan diresmikan 20 April 1980 oleh Presiden Soeharto.

Setelah Provinsi Timor Timur berpisah dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan membentuk negara sendiri, anjungan ini menjadi suatu monumen dan menjadi tanggung jawab pengelola TMII. Sebagai monumen, Anjungan Timor Timur kemudian berstatus museum di bawah pengelolaan Istana Anak Anak Indonesia.

Museum seluas 4.988 m² menampilkan rumah penduduk Los Palos, terdiri atas sebuah bangunan utama dan beberapa bangunan pendukung. Bangunan utama disebut uma lautem atau dagada, berupa rumah panggung dengan empat tiang tiga meter di atas permukaan tanah, berbentuk segi empat dengan atap ramping menjulang.

Atap berlapis ijuk, berdinding kayu, dan dilengkapi banyak jendela yang berfungsi sebagai penerangan di siang hari. Aslinya, balok utama menggunakan kayu besi, sedangkan tiang menggunakan kayu eucalyptus yang diikat dengan tali dari rotan.

Di dalam uma lautem dipamerkan barang-barang khas Timor Timur, berupa peralatan makan, busana adat, senjata tradisional, alat musik tradisional, hasil kerajinan, serta perlengkapan lain seperti anyaman dari daun tal, keramik atau manatutu, kain tenun khas Timor Timur (tais), serta aneka keong dari Pulau Atauro.

Juga dipajang foto-foto yang memperlihatkan keindahan alam, antara lain pantai pasir putih dan sebuah monumen berupa patung Kristus Raja dan foto-foto lain yang mengingatkan bahwa Timor Timur pernah menjadi bagian Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bangunan pendukung uma laku berupa bangunan panggung kembar beratap bulat dan tidak berdinding. Kedua bangunan ini mengapit bangunan induk, berfungsi sebagai balai pertemuan adat, namun di Museum Timor Timur digunakan sebagai tempat istirahat bagi pengunjung.

Bangunan pendukung lain berupa panggung yang digunakan untuk pergelaran seni yang dapat digunakan oleh umum untuk acara-acara yang memerlukan pentas dan penonton duduk di lantai dasar uma lautem.

Museum Timor Timur, pada saat berstatus anjungan daerah, pernah menerima kunjungan Perdana Menteri India Naelam Sanjiva Reddy dan Nyonya pada tanggal 4 Desember 1981 dan berkenan melakukan penanaman pohon beringin persahabatan.
Timor-timur memang sudah lepas dari pangkuan Republik Indonesia, akan tetapi museum timor-timur sangat menarik untuk dijadikan tempat kunjungan, selain kemungkinan anak cucu kita tidak sempat berkunjung ke Timor Leste karena saat ini bukan lagi merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ketika terakhir penulis jalan-jalan ke Timor Leste, Saat itu, begitu menginjakkan kaki di negara berpenduduk sekitar 1 juta jiwa tersebut, tatapan mata setiap orang seperti penuh curiga. Seakan-akan mereka hendak menyelidik orang-orang asing yang baru datang.

Tapi menurut kabar jika anda berkunjung kali ini suasana jauh berbeda. Tiap orang terlihat begitu ramah dan selalu mengumbar senyum. Sorot matanya juga tampak bersahabat, tanpa kecurigaan. Akan tetapi jika berjalan-jalan dalam rangka mengunjungi museum-museum di Taman Mini Indonesia Indah, anda bisa mendapatkan miniatur Negara Timor Leste dalam suasana aman dan nyaman.

Jadi untuk anda yang tidak mempunyai kesempatan mengunjungi Republik Demokratik Timor Leste, ada alternatif menarik dengan melihat dari dekat negara Timor Lorosa'e di Museum-museum Taman Mini Indonesia Indah.
Timor-timurAu utnín, lasîmaten onlê anesfút.
Hit ka tahín fa sekau es nasfú
ma on tâbilas matak hit a-tmaet
(Octavio Paz, El pájaro)

Nabuan nekaf mesê, ansaof mesê,
natuin Sulat Lifau-m-Nainonot,
Atu Lifau-m-Nainonot; Oekusi,
Miomaffo, Mollo, Amfoän, Biboki,
Insan ma Fautleü ntut hanaf mesê.

Meo kaesmetan sin nasaebin penpene,
nhukun kenat, auni, msâ sunî mnanû,
natbokab aplenat kota fautputun sin.
Pusmau njail asoit nâko lasimtaus.

Smanaf nifun bôha napunan Hornai,
Monkana nabuab in meo fautputun sin.
Amabi nafeitin in bijae metô aslutus sin,
bano nsae neu abhaët akalat sin neokin.
Akalat bian naheun paän ma bahkabâ.

Nipu ma noep-metan a-nsilkon nanoeba,
aof, mutî ma metan, naplák onlê penâlikaf.
Gaspar da Costa in bale snasat a-njail saksi
neu neno lê kamapnikan talantea nabalbal.

Mkios, penâ amliat-amaspeitis kamanikâ.
Nâ asait onlê ulan apopit, nesâ onlê pupuk.
Penâ apunet ka nok tuan, nitu es sin apaot.
Lele kamakisô, penâ ka maseikî mnitâ fa.
Nanao penâ apunet amliat a-njalin penfui.

"Kupang–Timor, Funnuâ 2004"


Related Posts



4 komentar:

Hidup Untuk Berbagi mengatakan...

semangat bro...hidup untuk berbagi

petrussoeganda mengatakan...

ikut nyimak :D

Hidup Untuk Berbagi mengatakan...

numpang tenar disini ah...wah kontesnya pada pake blog bayi neh :)

anno mengatakan...

sukses buat kontesnya

Poskan Komentar

Recent Posts

Advertise

Instant Internet Business Ideas
 

Mybloglog

Follow Me

Followers